Selasa, 21 Oktober 2014

We meet, And We Go

Setiap pertemuan pasti ada perpisahan.

Lalu bagaimana setelah perpisahan kita bertemu lagi. Apakah kita menjadi orang yang sama dengan yang dulu? Atau kita masih mengenali satu sama lain.

Bagaimana jika kamu menemukan orang yang pernah singgah dihidupmu dulu menjadi orang yang berbeda? Apa itu perpisahan yang seharusnya?

Ya bisa dibilang begitu.



Beban yang ditimpakan ke setiap manusia berbeda-beda. Membentuk kepribadian yang berbeda di lain waktu. Mungkin kau nengerti..

Rabu, 29 Januari 2014

Kesehatanku memburuk

Entah sejak kapan aku bermasalah dengan perut. Lebih tepatnya mag. Dimulai sejak ngekost di Semarang. Aku sering telat makan pas kelas dua. Kadang sengaja ga makan karena bosen sama makanannya. Tapi ga nyangka kebiasaan burukku berujung malapetaka di akhir kelas tiga SMA.

Dua hari sebelum ujian aku sakit. Mag. Perut mual dan muntah-muntah  berasa orang hamil muda. Padahal ga ngerti juga hamil muda gimana rasanya. Rasanya ga enak banget. Akhirnya aku dibawa ke dokter dan anehnya setelah dari dokter aku sembuh. Wajar sih. Yang bikin ga wajar obatnya aja belom ku telen udah sembuh. -_-

Dan, setelah kerja di Jakarta sepertinya semakin menjadi-jadi. Tahun-tahun pertama sih asyik-asyik aja. Tahun kedua mulai bosen dengan makanannya. Ditambah lagi hampir setiap hari makan ga teratur, maklum tuntutan kerja jadi telat makan. Kalau sampel belum selesai dikerjain aku ga makan.

Tahun ketiga mulai parah, tiap telat makan sedikit rasanya perut perih. Lama kelasmaan ini semakin parah. Ini sudah lewat tahun ketiga memasuki tahun keempat. Makan semain ga teratur, bosen kerja, banyak masalah di kerjaan dan masalah pribadi juga. Semakin menumpuk-numpuk dan aku semakin muak dengan makanan.

Sekarang tiap makan banyak dikit langsung pengen muntah. Kalau ga makan perut perih. Aku bingung. Andai saja manusia diciptakan tanpa rasa lapar sekalipun butuh makan, aku tak ingin makan.

Pesan saya selagi masih normal jagalah makan sebaik-baiknya, kalau udah terlanjur rusak gini nikmat makanan susah terasa.

Jumat, 27 Desember 2013

Curhat

Curhat itu singkatan dari curahan hati. Siapapun juga tau ya?
Aku seneng kalo dicurhatin orang. Karena pada dasarnya aku suka dengerin orang, aku seneng-seneng aja dicurhatin.
Terkadang orang hanya butuh di dengar. Jadi pendengar yang baik cukup membantu. Apalagi jika orang minta solusi, pendapat, itu sangat menyenangkan. Bukan berarti aku bersenang-senang diatas penderitaan orang lain.
Aku suka membantu orang. Dicurhati adalah salah satu bentuk membantu orang.
Terkadang dari curhatan orang imajinasiku jadi liar. Hehehe. Jadi ide menarik.

Tapi, aku juga seperti yang lain. Butuh didengar. Namun aku bingung ketika aku ingin sekedar curhat ke seseorang, dia malah curhat duluan ke aku.
Sering aku dihadapkan pada situasi ini. Kalo udah begini, aku biasanya bersikap baik-baik saja. Senyum, tetap objektif dan jadi pendengar baik bagi dia. Aku ga jadi curhat. Aku takut membebaninya, di lain hari saja. Mungkin dia tak keberatan, tapi aku memilih menunda. Toh, membantu orang cukup menghibur.

Berat lho, bersikap baik-baik saja di saat ingin menangis. Lama-lama aku terbiasa.

Aku bersyukur pada Tuhan diberikan hati sekuat ini. Jika tidak, tidak mungkin aku mampu tersenyum disaat ingin menangis.

Rabu, 18 Desember 2013

Sampai kapankah kita

Suatu hari jika aku membaca tulisan ini, hanya ada dua kemungkinan: menangis sedih atau tertawa renyah. Aku tak tau, tapi suatu hari itu pasti.

'jika aku bilang aku baik-baik saja itu sebuah kebohongan. Aku disini sakit menahan perasaaanku tak tersampaikan.
Aku sakit jika memikirkanmu dengan dia.
Aku sakit jika memikirkan perasaan dia.
Aku sakit jika terfikir ingin meninggalkanmu.
Dan yang paling sakit jika terlintas dibenakku kamu akan meninggalkanku.

Semua itu demi kamu, aku tak ingin membuatmu menangis.
maaf selalu berbohong mengatakan aku baik-baik saja. Aku ingin kamu
bahagia. Aku tak ingin membuatmu semakin menderita dengan semua beban hatiku, semua pikiran burukku, dan juga semua keluh kesahku.

Kamu tau. Suatu ketika, saat aku sudah tak sanggup menahan sakit ini, dan kamu masih bersamanya, aku memilih mundur.

Kamu tau. tidak bisa satu hati menampung lebih dari satu cinta.

Sampai kapankah kita bersama? Tak mungkin kita akan seperti ini selamanya.'

Kamis, 12 Desember 2013

Welcome Back!!!

Welcome back in blogger!


Selamat datang untuk diri saya sendiri yang menghilang dari peredaran blogger. Saya punya banyak akun gmail dan akun dua akun blogger. satu ini yang satu saya lupa namanya. Akibat kelupaan itu blog jaman saya SMA ga tau kabarnya gimana.
Saya bikin blog ini akhirnya. Tapi saya tinggalkan karena saya bingung mau diisi apaan. Pokoknya ane bingung gan. Saya jarang posting lagi dan lupa password lagi. Perasaan saya lupa mulu ya? Alzheimer kah? Atau Penuaan dini? I hope not.
Dan saya bikin lagi akun blog di tumblr ---> sawahcerita.tumblr.com

Setelah keranjingan posting di tumblr, saya iseng-iseng buka nih blog. saya masukin password yang kira-kira mungkin jadi password saya. Eh, bisa. Postingannya ga jelas semua. Saya biarin aja sampai akhirnya terketuk hati saya untuk menutup akun blogger ini. Berhubung tampilannya baru yang bikin saya bingung. saya putuskan mempermak akun ini. abisnya ga bisa ngehapus sih. Jadi niatnya ga mau ngurusin blog ini lagi.

Hehehe.. Saya akan berusaha mengingat dengan baik password akun ini dan berusaha mengisinya dengan postingan yang bermutu.

Salam Amakusa.